Merancang Lampu LED - Menentukan_C2

Attention: open in a new window. Print

Article Index
Merancang Lampu LED
Menentukan C1
Menentukan C2
Hambatan Buang Muatan Rp
Hambatan Pembatas Arus Rs
Mengukur Hambatan Dinamik LED
All Pages

Menentukan C2

Tegangan maju LED tidak boleh lebih besar Vm karena arus selamanya tidak akan mengalir. Bila tegangan maju LED mendekati Vm maka arus mengalir akan terlalu kecil. Karena itu kami memberi batas logis sebesar 2/3 Vm sebagai batas maksimum dari tegangan maju LED. Berikut ini adalah osilogram arus LED pada tegangan maju 2/3 Vm

Seadainya C2 dihilangkan arus akan seperti mengalir berbentuk pulsa-pulsa yaitu arus pada kapasitor C1 yang disearahkan. Dengan adanya kapasitor penyaring C2 arus yang mengalir akan diratakan asalkan kapasitas C2 cukup besar.

Seberapa besar C2 yang diperlukan? Kapasitor yang diperlukan akan dinyatakan dengan bilangan f.R.C. Semakin besar bilangan f.R.C akan semakin baik, arus LED akan semakin rata. Menurut simulasi komputer yang kami lakukan f.R.C = 1 sudah memadai.Bila bilangan f.R.C terlalu kecil arus pada LED berkerut. Jadi kita dapat menghitung kapasitor filter C2 melalui rumus berikut :

f.R.C = 1

C = 1/(f.R)

f = frekwensi (Hertz)
R = hambatan dinamik Led (ohm)
C = kapasitas penyaring

Contoh :
Carilah C2 yang diperlukan agar arus pada LED rata. LED 8 dan hambatan dinamik LED r = 50 Ω, Frekwensi 50 Hz

Jawab :
Hambatan dinamik total dari LED r = 8x50 = 400 Ω
C = 1/(f.R) = 1/(50x400)
C = 50.10-6 = 50 µF
gunakan C2 = 47 µF atau lebih besar